Permasalahan dan Solusi Pada Cat Dinding
Pengecatan pada dinding tidak selalu berjalan dengan baik. Jika langkah-langkah yang dilakukan sudah sesuai aturan, maka hasil akan maksimal. Tetapi, jika pengecatan dilakukan secara asal maka akan muncul berbagai permasalahan. Berikut adalah permasalahan pada cat dinding dan solusi untuk meminimalisir hal tersebut.
1. Cat Mengelupas
Cat yang mengelupas dari dinding bisa terjadi karena beberapa faktor, seperti dinding lembap, dinding tidak dibersihkan dengan benar sebelum pengecatan, dan pengecatan yang langsung dilakukan tanpa pengaplikasian cat dasar.
Supaya cat tidak mengelupas, dinding harus dipastikan dalam keadaan kering dan bersih sebelum dicat serta menggunakan cat primer Aplus sebelum pengaplikasian cat interior.
2. Cat Retak (Cracking)
Cat yang retak biasanya disebabkan oleh beberapa faktor, seperti lapisan cat yang terlalu tebal, pengecatan dilakukan di bawah sinar matahari secara langsung, dan jenis cat yang tidak sesuai dengan penggunaannya.
Untuk meminimalisir terjadinya retak pada cat dinding, hal yang bisa dilakukan adalah mengaplikasikan cat pada suhu ruangan atau pada saat teduh, dan gunakanlah cat yang sesuai dengan jenis permukaannya.
3. Berjamur atau Lembap
Dinding yang berjamur kerap kali kita temui karena tingkat kelembapan udara di Indonesia cukup tinggi sehingga berdampak pada kondisi dinding beserta catnya. Selain itu, faktor lain yang berperan penting dalam tumbuhnya jamur pada dinding adalah ventilasi udara yang buruk dan pengecatan yang tidak menggunakan cat Aplus Interior Primer+ atau cat dasar dari Aplus.
Pencegahan yang bisa dilakukan supaya tidak terjadi kondisi tersebut adalah memperbaiki dinding yang sudah terkena jamur sebelum pengecatan dilakukan. Apabila dinding sudah pernah dicat sebelumnya, bersihkan cat lama terlebih dahulu sebelum pengaplikasian cat baru. Namun, bila jamur belum terdeteksi atau dinding dalam kondisi baru jadi, pastikan ruangan memiliki ventilasi yang cukup sehingga udara bisa berputar dengan baik.
Gunakanlah cat dasar yang sesuai dengan area aplikasi, seperti area interior atau eksterior. Penggunaan cat dasar dapat melindungi dinding dari kelembapan serta alkali yang akan mengakibatkan jamur.
4. Cat Tidak Merata
Warna dinding yang tidak merata tentu tidak nyaman untuk dipandang. Permasalahan tersebut bisa disebabkan oleh teknik pengecatan yang salah, penggunaan alat yang tidak sesuai, dan kondisi permukaan yang tidak rata.
Upaya yang bisa dilakukan untuk menghindari hasil pengecatan yang tidak rata adalah aplikasikan cat dengan teknik seperti huruf W atau zigzag, gunakan rol atau kuas yang sesuai jenis cat dan dengan kualitas yang bagus, dan ratakan permukaan dengan amplas atau dempul.
5. Cat Bergelembung (Blistering)
Cat yang bergelembung disebabkan oleh pengecatan dinding pada saat masih basah dan paparan sinar matahari secara langsung. Supaya terhindar dari permasalahan ini, hal yang harus dilakukan adalah memastikan kondisi dinding sudah dalam keadaan kering sebelum dicat dan menghindari pengecatan pada saat cuaca sedang panas ekstrem.



