Ciri-Ciri Cat Tembok yang Ramah Lingkungan
Jika dilihat dari bentuk, jenis cat yang ramah lingkungan dan yang biasa akan terlihat sama. Tapi jika dicium aromanya, akan terlihat jelas perbedaan antara cat yang ramah lingkungan dan yang tidak. Selain dari aroma, berikut ciri-ciri rumah ramah lingkungan yang lainnya.
1. Berbahan Dasar Air
Cat dengan bahan dasar air tidak menghasilkan bau yang menyengat dan tidak mengandung terlalu banyak bahan kimia berbahaya. Maka dari itu, cat jenis ini lebih ramah lingkungan dibandingkan dengan cat yang berbahan dasar minyak. Selain itu, cat berbahan dasar air juga mudah dibersihkan.
2. Rendah Volatile Organic Compound (VOC)
Volatile Organic Compound (VOC) merupakan senyawa organik dari zat padat atau cair yang terpancar sebagai gas. Biasanya, VOC ini dipakai untuk pembuatan cat, farmasi, dan refrigeran.
Senyawa organik ini mengandung berbagai macam bahan kimia yang bisa berbahaya bagi kesehatan manusia. VOC yang ada di dalam ruangan konsentrasinya jauh lebih tinggi dibanding di luar ruangan. Jika terhirup dalam jangka panjang akan berdampak pada infeksi saluran pernapasan. Maka dari itu, penting untuk menggunakan cat dengan kandungan VOC yang rendah untuk meminimalisir terjadinya masalah kesehatan.
3. Tidak Mengandung Bahan Berbahaya
Cat konvensional kerap kali menggunakan logam berat, seperti timbal, kromium, dan merkuri. Jika jenis-jenis logam berat ini terhirup dan terserap pada kulit, akan menyebabkan masalah kesehatan.
Namun, kini sudah banyak produsen cat yang meninggalkan bahan-bahan berbahaya tersebut dan menggantinya dengan bahan lain yang lebih aman untuk makhluk hidup.
4. Rendah Bau
Cat yang ramah lingkungan cenderung minim bau bahkan hampir tidak berbau karena tidak mengandung bahan berbahaya, seperti formaldehida, amonia, dan bahan lain yang mudah menguap.
5. Bersertifikat Green Label
Sebagai pembuktian bahwa sebuah cat ramah lingkungan memerlukan sertifikasi green label atau sertifikat resmi lainnya. Dengan sertifikat ini, berarti cat sudah melalui berbagai tahapan uji guna memastikan keamanan cat tersebut, baik bagi lingkungan maupun manusia.

